Skip to Content
Loading...
sapar miskp
sapar miskp
Online
Assalamualaikum 👋
Ada yang bisa dibantu?

Kemeriahan dan Kekhidmatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di MIS Karya Pembangunan


​Semarak peringatan hari kelahiran baginda Rasulullah SAW kembali menghiasi lingkungan pendidikan madrasah. Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun ini, MIS Karya Pembangunan (MIS KP) sukses menggelar acara keagamaan yang penuh khidmat dan sarat akan pesan ilmu bagi seluruh warga madrasah.

​Kolaborasi Panitia Gabungan Lintas Madrasah

​Perhelatan akbar kali ini terasa istimewa karena merupakan hasil kolaborasi luar biasa antar jenjang pendidikan. Acara ini diselenggarakan secara langsung oleh Panitia Bersama yang melibatkan tiga lembaga pendidikan sekaligus, yakni MIS KP, MTsT, dan MAN 1 Mura. Sinergi ketiga madrasah ini membuktikan kuatnya ukhuwah islamiyah dan kekompakan keluarga besar madrasah di wilayah tersebut.

​Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Hanafi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara. Beliau menekankan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi lintas jenjang serta memupuk rasa persaudaraan antar siswa.

​Tausiyah Penuh Hikmah dari KH Annur Hidayatullah

​Puncak acara peringatan Maulid 1448 H diisi dengan siraman rohani yang disampaikan langsung oleh ulama kharismatik asal Martapura, KH Annur Hidayatullah. Dalam tausiyahnya yang mendalam, beliau memaparkan berbagai ilmu penting mulai dari keutamaan ibadah, hakikat manusia, hingga kunci kemuliaan hidup.

​Berikut adalah beberapa poin penting dari ceramah yang disampaikan oleh KH Annur Hidayatullah:

​1. Keutamaan dan Pahala Membaca Al-Qur'an

Beliau mengingatkan jamaah tentang betapa besarnya ganjaran membaca Al-Qur'an yang dilipatgandakan berdasarkan keadaan pembacanya:

  • ​Membaca tanpa wudhu: Mendapatkan 10 pahala.
  • ​Membaca dalam keadaan berwudhu: Mendapatkan 25 pahala.
  • ​Membaca saat sholat sambil duduk: Mendapatkan 50 pahala.
  • ​Membaca saat sholat sambil berdiri: Mendapatkan 100 pahala.

​2. Hakikat Penciptaan Manusia

KH Annur Hidayatullah menjelaskan bahwa manusia pada dasarnya terbuat dari empat unsur alam, yaitu: Tanah, Air, Api, dan Angin. Namun beliau juga mengingatkan sebuah pengingat (muhasabah) yang tajam, bahwa keempat unsur pencipta inilah yang kelak juga bisa membinasakan manusia jika manusia tersebut melampaui batas.

​3. Tiga Kunci Kemuliaan Seseorang

Lebih lanjut, penceramah menjabarkan bahwa kemuliaan seorang manusia diukur dari 3 hal utama, yaitu:

  • ​Akal Akal berfungsi sebagai pengendali. Beliau mengutip pepatah "Qimatul mar'i ala qodri aqlihi" (Nilai seseorang itu bergantung pada kadar akalnya). Kata akal sendiri berasal dari iqal yang berarti kekang kuda. Fungsi akal diibaratkan memiliki dua peran: sebagai "rem" (menahan dari keburukan) dan "gas" (mendorong pada kebaikan). Beliau juga menyampaikan pesan "Tafakur sirajul qolbi" yang berarti bahwa memikirkan ciptaan kebesaran Allah (tafakur) adalah cahaya bagi hati.
  • ​Ilmu Ilmu adalah rajanya kenikmatan (Ilmu sayyidun nikmat). Siapa yang mendapatkan ilmu, maka sesungguhnya ia telah mendapatkan seluruh nikmat. Beliau juga membedah makna kata Ilmu secara filosofis dari huruf penyusunnya:
    • ​'Ain (Uluwun): Artinya Tinggi.
    • ​Lam (Lathif): Artinya Kasih sayang atau kelembutan.
    • ​Mim (Milik): Kepemilikan.
  • ​Adab dan Akhlaq Menutup penjelasannya, beliau menegaskan faktor kesuksesan sejati manusia. Kepintaran intelektual, skill, dan keilmuan ternyata hanya menyumbang 20% bagi kesuksesan. Sementara itu, 80% kesuksesan manusia sangat ditentukan oleh kekuatan Spiritual dan Adab. Beliau menegaskan prinsip "Adab di atas Ilmu", di mana ilmu itu diibaratkan seperti garam (milhu) yang berguna sebagai penyedap, namun tidak akan sempurna tanpa adanya adab sebagai bahan utamanya.

​Ratusan jamaah yang hadir tampak antusias dan khusyuk menyimak setiap untaian ilmu yang disampaikan. Melalui peringatan Maulid Nabi 1448 H ini, keluarga besar MIS KP, MTsT, dan MAN 1 Mura berharap seluruh siswanya dapat mengaplikasikan ilmu tersebut, menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bercahaya akalnya dan mulia adabnya.

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?